Ahaaaa... salah satu foto hitam putih saya mejeng di "The Photographers Society". Seneng banget, karena sudah sebulan lebih saya gak hunting foto dan gak posting foto di tumblr, pas kemarin posting lumayan banyak yang suka. Apalagi sampai di reblog dan mejeng di "The Photographers Society" karena yang bisa mejeng disini tentunya foto-foto yang kece dari beberap pe-moto amatir di beberapa negara.
Yang bikin seneng lagi, ketika baca caption yang ditulis admin nya, sangat apresiatif.
Kalau boleh jujur kenapa saya sangat suka bermain tumblr, dan kurang lebih 98% baik akun yang saya follow maupun akun yang mem-follow saya dari luar indonesia, karena alasan "apresiasi".
Ngerasa gak sih.... kalau dapet apresiasi dari orang-orang se-bangsa dan se-negara itu jauh lebih susah? Kalau saya ngerasa banget.
Orang-orang luar bisa dengan mudah nya nulis komentar-komentar kece pada foto yang saya posting, padahal kenal juga tidak.
Kalau orang-orang Indo? ya.... gitu deh....
Kalau lo bukan selebtweet, kalau lo bukan seleb instagram, kalau lo bukan salah satu bagian dari komunitas hitz, jangan harap deh...., dapet like lebih dari 5 ajah udah syukur, belum lagi 5 like itu cuma basa basi ajah.
Apakah hal seperti ini bisa dikatakan budaya? Mungkin saja disadari atau tidak, memang dari kecil anak-anak Indonesia jarang diajarkan tentang apresiasi.
Jadi inget dulu pas pelajaran PPKn, yang dibahas kan pasti seputaran toleransi, lapang dada, musyawarah mufakat dan kata-kata sifat lain nya yang sangat terpuji. Dan belajarnya pun dengan menghafal definisi dari kata-kata sifat tersebut, gak ada praktek nya. Hasilnya....? ya bisa dirasain sendiri.
Sebenarnya untuk belajar tentang apresiasi di jaman sekarang ini mudah. Dengan gencar nya orang-orang berkegiatan di media sosial, pasti ada segelintir orang yang mampu mem-posting sesuatu yang bagus dan berkualitas, nah cobalah kita latihan meng-apresiasi minimal dengan nge-like
Wednesday, October 22, 2014
Sunday, September 21, 2014
diy - kemasan dari koran bekas
buat umat pecinta craft dan doyan ber-hasta karya kemunculan pinterest
di ranah media sosial merupakan salah satu keajaiban dunia.
bagaimana tidak, di
pinterest terdapat inspirasi craft tiada batas, dari yang paling sederhana
sampai yang paling rumit.
pengen nya ketika nemuin craft yang keren di pinteres, kita gak cuma nge-pin
doang, tapi pengen juga membuatnya....., tapi.... ya gituh lah.... klo niatnya
belom bulet suka susah.
sampe akhirnya, kemarin saya kesulitan menemukan kemasan atau kantong plastik / kertas
bagus buat ngasihin barang.
trus keingetan pernah liat di pinterest kemasan dari koran bekas,
yaudah di coba ajah bikin.... dan hasil nya seperti ini
sebenernya, membuat kemasan dari bahan-bahan yang sudah tidak terpakai seperti koran bekas ini, bisa juga sedikit mengurangi sampah plastik, lumayan bisa sedikit berpartisipasi dalam upaya menyelamatkan bumi *eciiiieeeeh*
Monday, September 8, 2014
pertemuan
Adakah di dunia ini pertemuan yang tidak disengaja....
Adakah di dunia ini pertemuan tanpa alasan....
Atau mungkin semua pertemuan itu tidak disengaja,
hanya saja kita sendiri yang selanjutnya menetapkan pertemuan itu
menjadi hanya kebetulan saja, keberuntungan, kerugian, atau suatu pertemuan
yang tepat.
Segala sesuatu akan menjadi apapun yang kita inginkan, tergantung campur
tangan kita.
Jika kita mencampur pertemuan itu dengan dengan kecurigaan dan
ketakutan, maka jadilah itu pertemuan yang merugikan.
Jika kita mencampur pertemuan itu dengan keyakinan dan kebahagiaan,
maka jadilah itu pertemuan yang menguntungkan.
Jika kita tak mencampur apapun pada pertemuan itu, maka jadilah itu
pertemuan hambar yang sering orang bilang selewat saja.
Lantas, manakah yang bisa dibilang pertemuan yang tepat?
Mungkin semua pertemuan akan menjadi tepat, tergantung pada yang kita lakukan setelah pertemuan itu.
Pertemuan yang merugikan akan menjadi tepat, jika kita bisa belajar dan
mengambil hikmah darinya.
Pertemuan yang menguntungkan akan manjadi tepat, jika kita bisa
memeliharanya.
Pertemuan yang selewat saja bisa menjadi tepat jika kita tetap
mebiarkannya begitu saja.
Berharap pertemuan kita menjadi pertemuan yang membahagiakan, maka aku
ingin memelihara pertemuan ini.
Memang benar pada awalnya tak hanya keyakinan dan kebahagiaan yang
menyertai pertemuan ini, tapi aku bahkan kamu pun menaruh kecurigaan dan
ketakutan.
Tapi seperti yang aku bilang.... yang menetukan pertemuan ini adalah
perilaku kita setelahnya.
Aku memutuskan untuk memelihara pertemuan ini, karena aku hanya peduli
pada hal-hal yang meyakinkan dan membahagiakan.
Maka aku sebut ini pertemuan yang tepat.
Tuesday, August 12, 2014
masih mau mengeluh?
foto diatas, saya ambil di per-tiga-an gerbang tol buah batu. perhatikan pergelangan kaki bapak yang naik sepeda itu. di tas punggung nya mencuat sebuah benda yang dibungkus keresek warna biru, yang tiada lain benda tersebut adalah perkakas kuli bangunan.
bapak ini adalah seorang yang memiliki keterbatasan. tapi dia masih mau bekerja sebagai kuli bangunan. dia masih mau pergi kerja dengan bersepedah. kondisi sepedah nya pun sangat sederhana.
saya tidak tahu bagaimana perasaan bapak ini. tapi yang saya tahu bapak ini punya semangat yang besar. bapak ini mengambil suatu keputusan yang sangat luar biasa yang patut kita hormati dan acungi jempol, yaitu keputusan untuk tetap bekerja.
rasanya malu sendiri.... kalau inget saya suka mengeluh karena hal-hal sepele. padahal saya jauh lebih beruntung dari bapak ini. dan sebenarnya pun mengeluh itu tidak membuat keadaan menjadi lebih baik
Monday, September 9, 2013
lugas - kalairan
Suatu sore di hari kamis wage 21 warsa silam, seorang lelaki menyematkan
sebuah harapan mulia terhadap satu sel sperma paling tangguh, yang berhasil
bersemayam selama 9 candra di rahim seorang perempuan yang kepadanya dia yakin
mencinta bukan hanya karena nafsu semata.
Senja di kamis wage 21 warsa silam, mahluk kecil itu merasa kesabarannya
sudah mencapai batas, dia ingin segera keluar melihat cahaya bumi. Mahluk kecil
itu disambut oleh senja yang meminta lembayung sejenak menebar terang. Tetapi
sesaat saja mahluk kecil itu menikmati terang, karena selanjutnya hanya
terlihat gelap sepanjang malam.
Magrib di kamis wage 21 warsa silam, lelaki itu mengulang kumandang
adzan, maka magrib itu ada 2 kali adzan, yang pertama adzan menyambut shalat
magrib, yang kedua adzan menyambut mahluk kecil yang sedang kebingungan karena
lembayung yang sempat dia lihat menghilang berganti gelap.
Malam di kamis wage 21 warsa silam, lelaki itu menyebut dirinya ayah,
memanggil perempuan yang kepadanya dia yakin mencinta bukan hanya karena nafsu
semata dengan sebutan ibu. Lalu dia berpikir sebutan apa yang hendak dia buat
untuk mahluk kecil yang sedang kebingungan ini.
Kemudian lelaki yang menyebut dirinya ayah ingat mengenai petuah dari sang
guru ngaji dulu ketika dirinya masih remaja. Sang guru ngaji pernah berkata “Manusia
itu kebutuhannya sedikit dan seringkali keinginanya banyak. Itu yang sering
membuat manusia celaka”.
Sang ayah tak ingin mahluk kecil kesayangannya ini menjadi celaka, maka
sang mahluk kecil ini harus tetap diingatkan untuk selalu menyadari yang mana
kebutuhan dan yang mana keinginan. Dan dia akan selalu mengingatkan mahluk
kecil kesayangannya supaya senantiasa bersikap wajar dan apa adanya, dalam
pemikiran, perkataan dan perbuatan.
Sang ayah ingin menyematkan harapan itu kepada mahluk kecil
kesayangannya yang kelak akan terus bertumbuh. Maka sebagai lambang harapan itu,
dipilihlah sebuah nama untuk mahluk kecil kesayangannya, sebuah nama yang akan
senantiasa menjaga harapan sang ayah kepada anaknya.
Dini hari di jum’at kliwon 21 warsa silam, sang ayah menatap kemudian
mengusap pipi sebelah kiri mahluk kecil dengan punggung telunjuknya
perlahan-lahan, berulang-ulang, keatas dan kebawah, sambil memanggil mahluk
kecil itu dengan nama Lugas.
Tuesday, August 13, 2013
tali temali 2
Akhirnya setelah berhasil membuat 2 pola anyaman dasar dari friendship bracelet (bisa dilihat di tali temali 1), pekan kemarin di hari liburan lebaran saya berhasil membuat pola anyaman friendship bracelet yang sedikit lebih rumit.
Pola anyaman yang baru saya coba ini menghasilkan pola anyaman yang simetris di kiri kanan dan atas bawah, tidak seperti pola anyaman dasar di tali temali 1 yang tidak membentuk bidang yang simetris.
Dengan persediaan benang seadanya saya iseng-iseng bikin kalung yang berfungsi sebagai gantungan kunci juga, tentunya dengan pola anyaman friendship bracelet simetris.
Saya coba padu padankan benang hasil anyaman dengan benda bulat bekas onderdil motor yang saya balut dengan benang, dan hasilnya bisa dilihat di foto diatas dan dibawah ini.
Gak puas...., sumpah masih gak puas. masih pengen mencoba lagi membuat pola yang lebih rumit dari ini. Mudah-mudahan ini gak cuma jadi keinginan ajah, tapi dapat diwujudkan, amiiiin....
Sunday, August 11, 2013
doodling - bingkisan ramadhan
Melewati bulan ramadhan nggak asik kalau saya nggak melakukan hal baru yang seru. Kalau bulan ramadhan tahun kemarin saya sempat belajar origami, bulan ramadhan tahun ini saya mencoba belajar doodling.
Apasih doodling itu, saudaranya googling bukan...., jelas bukan, hanya mereka mempunyai kemiripan nama saja.
Menurut wikipedia a doodle is an unfocused or unconscious drawing made while a person's attention is otherwise occupied. Doodle are simple drawings that can have concrete representational meaning or may just abstract shapes.
Ini dia beberapa hasil nge-doodling saya di bulan ramadhan,
Nge-doodling ini asik banget loh, dan emang cocok banget dilakukan di bulan ramadhan sebagai latihan menguji kesabaran.
Tadinya sih saya ingin membuat satu hari satu karya di bulan ramadhan, tapi apa daya karena kesibukan dan rasa malas sehingga keinginan hanya menjadi keinginan saja. Kenyataanya saya hanya bisa menghasilkan 6 karya yang lumayan layak tampil di blog ini hahahaha.....










